Sejak pacaran sama pacar terakhir saya yg sekarang jadi suami, saya ketularan jadi doyan banget yg namanya KOPI. Meskipun yang diminum kopi yg dicampur creamer dengan banyak gula, tetep aja namanya kopi.
Nah pas lagi awal hamil karena keseringan browsing saya jadi tahu kalo kopi dan segala macam minuman yang mengandung kafein (kopi, teh, cola, coklat, minuman soft drink) ga baik buat ibu hamil dan janin yang dikandungnya.
Efek kafein untuk ibu hamil dan janin antara lain:
- Meningkatkan detak jantung dan metabolisme tubuh, dampaknya secara akumulatif menyebabkan stress. Padahal, stress merupakan "musuh" paling berbahaya bagi perkembangan janin
- Menyebabkan sulit tidur dan perasaan cemas
- Merangsang cairan dalam lambung yang menimbulkan rasa panas atau perih (heartburn), Kafein bersifat diuretic sehingga anda akan lebih sering buang air kecil
- Menyebabkan kehilangan kalsium
- Mengandung phenol yang menyebabkan tubuh sulit untuk menyerap zat besi. Padahal kita tahu zat besi dibutuhkan tubuh anda apalagi selama kehamilan ini.
- Dalam dosis tinggi dapat menyebabkan berat bayi lahir lebih rendah
- Menyebabkan sindroma kematian bayi mendadak
- Menyebabkan bayi tidak mendapatkan oksigen yang cukup.
- Menyebabkan detak jantung yang tidak normal pada bayi baru lahir
- Dapat mengambil cairan dan kalsium dari tubuh yang diperlukan untuk kesehatan janin dan ibu hamil. Kafein bukan vitamin atau mineral. Ketika Anda mulai minum kopi dan teh, kafein cenderung akan merusak selera makan untuk mengkonsumsi makanan lain yang bergizi.
- Rangsangan dari kafein dapat menyebabkan ibu hamil tidak bisa istirahat dan tidur yang cukup. Kafein juga turut campur dalam penyerapan zat besi ke dalam tubuh sebanyak 40 persen, dimana zat besi itu diperlukan baik ibu maupun bayi.
- Menyebabkan pernapasan yang cepat, tremor dan secara akumulatif berkembang menjadi penyakit diabetes. Dampak lain ukuran kepala janin lebih kecil dan bayi lahir prematur.
- Kafein yang diminum oleh ibu hamil tidak hanya dapat melintasi plasenta dan memasuki aliran darah janin. Hal ini terjadi antara lain karena hati pada janin belum mampu memproses kafein secepat ibunya, sehingga kafein itu akan tinggal di sistem peredaran darah janin dalam waktu yang lebih lama.
![]() |
| Jadinya sekarang suami ngopi, saya ngebuah.. |




No comments:
Post a Comment